Artikel
2021-08-13 | ITHB
FIKOM and DKV: The Thin Red Line

Sekilas, kedua disiplin ilmu ini kelihatannya mirip ya teman-teman. Apalagi sama-sama membopong kata “komunikasi”. Padahal kalau mau dilihat lebih dalam, perbedaannya itu jelas banget, baik dari sisi perkuliahan sampai pada prospek karier setelah lulus kuliah nanti. Memang sih, gak salah juga persepsi yang bilang Fikom sama DKV itu ada hubungannya, secara keduanya sama-sama merupakan proses mengkomunikasikan sesuatu. Kalo begitu kita lihat sejenak apa yang dikatakan para ahli tentang hubungan kedua disiplin ilmu tersebut, sekaligus perbedaannya.

Ilmu Komunikasi merupakan ilmu untuk mempelajari proses penyampaian pesan agar tersampaikan dengan jelas dan sesuai yang dikehendaki antara komunikator dengan komunikan sedangkan desain komunikasi visual menjadi sarana media penghubung komunikasi dalam menyampaikan pesan.

Ilmu komunikasi merupakan dasar dari keseluruhan proses penyampaisan pesan melalui bahasa verbal dan desain komunikasi visual menjadi pendukung sarana media melalui bahasa non verbal.

Ilmu komunikasi merupakan suatu teknik gaya berbicara agar terlihat menarik dan mampu mempengaruhi orang yang melihat ataupun orang yang mendengar, sedangkan komunikasi visual merupakan sarana penunjang ketertarikan minat komunikan. 

Seandainya kamu ingin menjadi wartawan, news anchor, master of ceremony, presenter atau public relation misalnya, nah Fakultas Ilmu Komunikasi itu tempat yang paling pas buat berkarya Tapi, kalo kamu itu suka sama tantangan dan ingin menjadi someone yang bebas plus merdeka banget  buat go beyond your wildest imagination and creativity without boundaries, maka tidak ada tempat yang paling tepat selain DKV, titik gak pake koma. 

Di DKV, kamu itu bakal jadi seseorang dengan interpersonal skills yang yahud banget. Kok bisa? Simak beberapa fakta dari hebatnya seorang ahli DKV: 

Sangat susah buat captured perhatian seseorang dalam waktu singkat. Tapi dengan hasil karya yang sifatnya “arresting” secara visual, kamu dengan mudah akan bisa “menghipnotis” seseorang lewat desain apa saja yang kamu hasilkan. Itu yang pertama teman-teman.

Kedua adalah, kamu akan terbiasa menghandle project yang besar dan kompleks. Maksudnya begini. Branding itu gak gampang, karena bukan cuma masalah logo, simbol, tanda, grafis, ilustrasi foto atau pemilihan huruf semata. Dari cara kamu memilih warna saja, orang bisa dibuat terpesona, istilah kerennya strategically engaged. Ketika kamu dipercaya menggarap sebuah desain logo, tanggung jawabnya besar banget karena logo itu adalah identitas. Tapi bagi seorang designer, kamu akan enjoy banget dalam proses menaklukkan tantangan itu. Gila gak sih? Ada challenge tapi seneng aja. 

Berikutnya adalah kemampuan untuk membangun hubungan antara viewers sama visual atau hasil karya yang kamu hasilkan. Bagaimana kamu sebagai seorang designer, bisa menyatukan semua elemen seni dalam sebuah karya berkelas nan indah, kemudian mampu membaca keinginan audiens untuk memahaminya. Ini yang paling menarik guys: “The Power of  DKV”. 

Next adalah makna dari sebuah ungkapan “Bad design destroys, beautiful design lives on”. Bener banget kan. Kamu pasti pernah mengalami pengalaman bagaimana sebuah hasil desain membuat ilfeel atau sebaliknya bikin kamu terkagum-kagum. Lewat imajinasi dan kreativitas yang menghasilkan sebuah karya seni indah, kamu bisa jadi sumber inspirasi dan -percaya gak percaya-, bisa memperbaiki kualitas hidup seseorang. You can connect people in human ways that inspire someone else to be better. 

Last but not least, kalo kamu akhirnya memilih DKV sebagai langkah menuju masa depan, kamu harus ingat hal satu ini. Seorang DKV designer punya peran penting dalam society dan kebudayaan manusia lewat hasil karya pengalaman visual yang dihasilkan. Tidak hanya itu saja, dampak yang dihasilkan akan terasa lebih luas dengan fakta bahwa kita saat ini hidup dalam  era digital dimana semua berkomunikasi, berpikir dan berinteraksi secara visual.

Sebagai seorang DKV designer, hasil karya kamu memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mempengaruhi hidup seseorang. Dampak yang akan terus terasa dari generasi ke generasi. Guys, the power is in your hands, so, welcome to DKV world..!!

Nah jika kamu memang menyukai hal-hal yang bersifat visual dan juga ingin menguasainya, maka kamu sudah benar membaca artikel ini. Kenapa? karena selain di jabarkan bagaimana dan apa itu “DKV”, kamu juga bisa menaklukan dunia masa depan kamu dengan berkuliah di program studi DKV ITHB.

Ada beberapa alasan kamu harus memilih DKV ITHB sebagai tujuan kuliahmu. Pertama, ITHB selalu memiliki kurikulum up-to-date seperti Artificial Intelligence & Machine Learning bahkan di prodi DKV & FAD yang berhubungan dengan desain atau dunia seni lainnya. Kedua, peminatan yang relevan dan menjawab kebutuhan serta tantangan ke depan seperti Digital Product Design, Advertising, dan Graphic Design. Dan yang terakhir adalah karya-karya mahasiswa ataupun lulusan dari DKV ITHB sudah banyak meraih banyak penghargaan, salah satunya yang terakhir mendapat penghargaan adalah Angghitya Purwaningsih dari program Studi DKV ITHB Peminatan Desain Grafis angkatan 2018 berhasil masuk nominasi 10 besar kategori “Fiction Cover Award” pada kompetisi internasional desain sampul buku “2021 Penguin Random House Student Design Award” yang diikuti oleh lebih dari 2000 peserta dari seluruh dunia (instagram.com/p/COOvo-8n-HM/).  

Tertantang untuk menjadi bagian dari yang terbaik seperti DKV ITHB? Ambil langkah pertama untuk mengetahui bidang-bidang karier apa saja yang tepat untukmu, dengan bertemu dosen dan mahasiswa ITHB di jadwal Zoom berikut ini:

Pustaka:

https://www.linkedin.com/pulse/graphic-design-power-change-minds-shape-culture-make-you-ricciardi

https://www.shillingtoneducation.com/blog/communication-design/

https://garudacyber.co.id/artikel/1383-perbedaan-ilmu-komunikasi-dan-desain-komunikasi-visual-dkv

https://www.bilgi.edu.tr/en/academic/faculty-of-communication/about/

http://ilmukomunikasi.fph.ummgl.ac.id/tantangan-pendidikan-tinggi-ilmu-komunikasi-di-era-4-0.html

https://www.cermati.com/artikel/bingung-pilih-jurusan-desain-komunikasi-visual-atau-desain-grafis-pahami-dulu-perbedaannya

https://garudacyber.co.id/artikel/1227-perbedaan-jurusan-ilmu-komunikasi-dengan-jurusan-desain-komunikasi-visual

https://brainly.co.id/tugas/25163076

https://www.itb.ac.id/program-studi-sarjana-desain-komunikasi-visual

https://campus.quipper.com/majors/id-desain-komunikasi-visual

https://www.ruangguru.com/blog/jurusan-ilmu-komunikasi

https://www.brainacademy.id/blog/kenal-lebih-dekat-dengan-jurusan-ilmu-komunikasi-yuk