Beasiswa
Kuliah di Perguruan Tinggi

Beasiswa Kuliah di Bandung. Pendidikan merupakan hal yang penting dimiliki seseorang dalam kehidupannya, akan tetapi untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jejang yang lebih tinggi tidak dapat dilakukan oleh semua orang dengan banyak faktor yang mereka pertimbangkan, selain kurangnya keilmuan juga mereka terbentur masalah pembiayaan kuliah yang dirasa sebagian orang cukup memberatkan.

Di samping itu pola pikir yang sudah berkembang di masyarakat kita yang lebih memilih setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMU/SMK maka mereka memilih untuk mencari pekerjaan saja. Inilah pola pikir yang sedikit harus diubah karena dengan seseorang memiliki pendidikan yang lebih tinggi maka mereka akan memiliki keilmuan yang lebih. Kemampuan, kualitas dan kualifikasi yang diperoleh akan berbeda dengan hanya yang didapatkan di jenjang sekolah menengah. Bila kamu memiliki keunggulan, dari awal kamu bisa mendaftar untuk beasiswa kuliah di Bandung atau di kota lainnya yang terdapat perguruan tinggi yang diinginkan.

Pada pendidikan perguruan tinggi seseorang dapat lebih luas wawasan serta keilmuannya sehingga kesempatan memiliki pekerjaan ataupun menjadi seorang wirausaha akan terbuka lebar. Tidak menutup kemungkinan untuk memiliki karier global yang bisa ditempuh dengan jalur cepat.

Kiat Memilih Perguruan Tinggi

Untuk mendapatkan tempat perkuliahan tidaklah sulit karena penyebaran banyaknya perguruan tinggi yang ada di Indonesia cukup banyak terutama perguruan tinggi yang ada di kota Bandung. Untuk kendala biaya kuliah juga kini pihak pemerintah dan lembaga pendidikan itu sendiri banyak memberikan beasiswa kuliah yang akan meringankan beban mayarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Beberapa hal yang harus diperhatikan seseorang ketika akan melanjutkan pendidikan ke jejang perguruan tinggi diantaranya :

  1. Lulus dari Pendidikan Menengah atau Kejuruan
  2. Lakukan penelusuran dari Status Akreditasi dari Perguruan Tinggi tersebut
  3. Telusuri lulusan – lulusannya yang sudah terserap di dunia kerja melalui forum alumni maupun testimoni perusahaan
  4. Program yang diberikan pihak lembaga atau kampus untuk kemudahan mahasiswa seperti halnya biaya kuliah dan beasiswa.
  5. Mudah diterima di pasar kerja atau mampu bersaing di dunia wirausaha.

Hal ini yang sudah diterapkan di ITHB salah satunya yang akan memberikan kemudahan kepada calon mahasiswa atau mahasiswa, yaitu biaya kuliah yang dipotong atau beasiswa kuliah dari pihak kampus memberikan yang disebut dengan Beasiswa Harapan Bangsa, di antaranya :

  1. Beasiswa Penuh
  2. Bantuan Finansial

ITHB mencoba memberikan kemudahan lewat beasiswa kuliah bagi siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan dan nantinya mudah diserap di pasar kerja. Oleh karena itu jika kamu membuat keputusan ingin melanjutkan kuliah di Bandung maka kamu bisa menjadikan ITHB menjadi pilihan masa depan terbaik. Demikian informasi mengenai Beasiswa Kuliah di Bandung, semoga bermanfaat.

BIAYA KULIAH

Berikut ini adalah rincian komponen biaya kuliah di Institut Teknologi Harapan Bangsa. Bila ada pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai biaya kuliah, silahkan menghubungi kami di 0812 1405 1772 (WhatsApp) atau [email protected]

Program Sarjana S1
Biaya Masuk

 

  • Biaya pengembangan
  • Biaya orientasi
  • Biaya test masuk narkoba
  • Biaya test buta warna (DKV)
  • Sumbangan sukarela (gelombang 2)

 

Biaya kuliah

 

  • Biaya tetap semester
  • Biaya SKS
  • Biaya praktikum
  • Biaya tutorial (DKV)
  • Biaya kemahasiswaan

 

Lain-lain

 

  • Biaya sertifikasi profesional
  • Biaya sertifikasi profesi
  • Biaya tugas akhir/skripsi untuk 2 semester
  • Biaya wisuda
  • Biaya kegiatan lain

 

 
BEASISWA HARAPAN BANGSA

Institut Teknologi Harapan Bangsa selalu mendukung setiap mahasiswanya melalui beasiswa dengan memperhatikan prestasi yang dicapai. Berbeda dengan kampus lain, ITHB memberikan beasiswa tidak hanya di awal masuk kuliah (JPA, Beasiswa UTBK), tetapi juga selama studi sampai lulus (GGB).

Beasiswa-beasiswa tersebut diberikan untuk mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat menempuh pendidikan sarjana demi mencapai karier global di jalur cepat namun memiliki keterbatasan finansial. Berikut ini adalah beasiswa-beasiswa yang diberikan oleh Institut Teknologi Harapan Bangsa.

  

JPA (Jalur Prestasi Akademik)

Beasiswa potongan sampai dengan 100% biaya pengembangan untuk siswa berprestasi (ranking 1-10) selama kelas X & XI.
  

JPO Basket (Jalur Prestasi Olahraga Basket)

Beasiswa 50-100% selama 8 semester untuk siswa dengan prestasi olah raga minimal di tingkat provinsi.
 
 

BPRG (Beasiswa Putra/I Rohaniwan & Guru)

Beasiswa untuk putra/i rohaniwan dan guru, potongan 50% selama 8 semester (syarat dan ketentuan berlaku).

 

BSS (Beasiswa Subsidi Silang)

Beasiswa potongan 50% biaya pengembangan bagi siswa yang merupakan saudara kandung dari mahasiswa aktif ITHB. Dan beasiswa potongan 25% bagi siswa yang merupakan saudara kandung dari alumnus ITHB.

 

GGB (Gerakan Gereja Belajar)

Beasiswa penuh 100% selama 8 semester, tersedia untuk 50 orang/tahun akademik, bagi siswa yang lolos seleksi, dengan kriteria berprestasi secara akademik, aktif dalam pelayanan dan organisasi.

 

Bantuan Finansial

Selain beasiswa-beasiswa di atas, ITHB juga menawarkan beberapa jenis bantuan finansial seperti: Pinjaman Mahasiswa, Beasiswa Atlet, Beasiswa Putra-putri Rohaniwan dan Guru, dan lain-lain.

img-church

BEASISWA GELOMBANG REGULER

Periode: 1 Januari - 31 Maret 2021

Keinginan ITHB untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia setiap tahunnya menjadi alasan dibukanya kesempatan untuk kamu dapat mendapatkan pendidikan tinggi bertaraf global bersama ITHB.

 

SUBSIDI BIAYA KULIAH 30% UNTUK 100 ORANG PERTAMA

Syarat dan Ketentuan:

  1. Lulusan SMA/SMK tahun 2021, 2020 dan 2019
  2. Memiliki salah satu nilai di rapor kelas X (Sepuluh) atau XI (sebelas) mulai dari 7 atau mengikuti Online Assessment dengan ketentuan sebagai berikut:

 

 

GELOMBANG REGULER

Beasiswa

Syarat Periode Pendaftaran

Non-OAP

Potongan 30% biaya pengembangan

Nilai rata-rata rapor
kelas minimum 70

1 Jan - 31 Maret 2021

OAP

    Potongan sampai dengan 100% biaya pengembangan

Mengikuti Online Assessment

1 - 31 Maret 2021
  1. Down Payment sampai dengan 31 Maret 2021.
  2. Sisa Biaya Kuliah bisa dicicil sampai dengan 31 Maret 2021.

Ada juga keuntungan lain jika mendaftar di Gelombang Reguler bulan Maret (S&K berlaku):

  1. Jikalau Lulus SNMPTN/ SBMPTN maka biaya dikembalikan, dengan biaya admin Rp 1 Juta
  2. Kesempatan meraih Cashback sampai dengan Rp 2,5 juta
Tujuan

Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) yang berdiri sejak 2002 di Bandung, adalah perguruan tinggi yang didirikan dengan visi untuk mendidik calon pemimpin masa depan yang membawa dampak bagi masyarakat. Berdasarkan visi tersebut, ITHB terus bertekad menyumbangkan kemampuan dan sumber daya kami untuk membantu generasi muda menemukan tujuan hidupnya, termasuk juga mereka yang mengalami kesulitan dari segi ekonomi. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Beasiswa Jalur Prestasi Olahraga (JPO) pada tahun 2008 dan dilanjutkan terus sampai tahun 2021 ini. Setiap tahun kami menerima  sekitar 10 mahasiswa baru melalui JPO untuk berkuliah di kampus ITHB (Strata-1/S-1) dan mereka mendapat beasiswa penuh selama 8 semester. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa yang mempunyai kemampuan,  baik dalam bidang olahraga (khusus olahraga bola basket) dan akademik, serta siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB yang telah bekerja di berbagai belahan dunia.

JALUR PRESTASI OLAHRAGA 2021

Beasiswa Jalur Prestasi Olahraga kembali hadir tahun 2021 ini untuk diberikan kepada 10 calon mahasiswa potensial yang mempunyai kemampuan baik di bidang olahraga basket, berprestasi di sekolah dan perlu dibantu secara finansial. Beasiswa diberikan untuk kuliah Sarjana (S-1) di ITHB mulai tahun akademik 2021-2022.

Ada tiga tahap yang perlu dilalui untuk setiap penerima beasiswa JPO:

  1. Tahap pertama: Mengisi formulir pendaftaran online (di tab menu ‘Daftar Beasiswa’)
  2. Tahap kedua: Mengikuti seleksi administrasi.
    (Seleksi awal yang dilakukan berupa seleksi melalui dokumen dan video yang dikirimkan ke ITHB)
  3. Tahap ketiga: Mengikuti seleksi lapangan.
    (Setiap peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan diundang untuk mengikuti seleksi lapangan yang akan dilaksanakan oleh tim pelatih)

 

Penerima JPO

Sejak tahun 2008-2020, telah diterima mahasiswa dari berbagai kota dari seluruh provinsi di Indonesia. Kami menyaksikan bagaimana mereka bertumbuh menjadi mahasiswa yang mengetahui tujuan hidup dan tekun membentuk diri sendiri agar siap melayani masyarakat di mana mereka berada. Ini dapat terjadi karena mereka tidak hanya belajar di bidang akademik, tapi juga dibekali dengan soft skills di Kampus ITHB.

Untuk melihat siapa dan dari mana penerima beasiswa JPO sejak tahun 2008-2020, silahkan download Album Biodata Penerima JPO di bawah ini.

Prestasi Mahasiswa JPO

Mahasiswa penerima beasiswa Jalur Prestasi Olahraga (JPO) tidak hanya berprestasi di lapangan namun juga di dalam kampus seperti meraih Indeks Prestasi yang tinggi di atas 3,5. Level prestasinya pun bukan hanya lokal, namun sudah sampai bergaung di level nasional bahkan internasional. Beberapa buktinya seperti:

1. Menjadi juara nasional kompetisi mahasiswa 4 kali
2. Merupakan anggota inti Tim Jawa Barat saat meraih medali emas PON 2012 dan PON 2016
3. Mewakili tim Indonesia di ajang ASEAN University Games (kompetisi olahraga antar mahasiswa se-Asia Tenggara) dan turnamen Super Kung Sheung Cup di Hong Kong.

JUARA NASIONAL KOMPETISI MAHASISWA

Di tingkat mahasiswa, kompetisi yang berjalan teratur mulai dari skala regional sampai dengan skala nasional ada 2,  yakni Liga Mahasiswa (LIMA, sebelumnya LIBAMA) dan Campus League. ITHB sejak tahun 2009 sampai 2019 selalu menjuarai kedua event tersebut di tingkat Jawa Barat. Di tingkat nasional, ITHB merupakan Juara Nasional LIMA pada tahun 2012, 2013, dan 2019. Sedangkan di Campus League, ITHB berhasil menjadi Juara Nasional di tahun 2019.

PEMAIN INDONESIAN BASKETBALL LEAGUE (IBL)

Alumni beasiswa JPO ITHB mempunyai banyak pilihan setelah lulus menyelesaikan kuliahnya di ITHB. Mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, berwirausaha, bekerja sesuai dengan bekal ilmu yang telah didapat semasa kuliah dan juga menjadi pemain basket profesional. Kompetisi basket profesional tertinggi di Indonesia adalah Indonesian Basketball League (IBL). Pada musim kompetisi tahun 2021 ini banyak alumni JPO ITHB yang tersebar bergabung di banyak tim IBL. 

 

Indonesia Patriots (Timnas muda Indonesia)

M. Fhirdan Guntara 

 MG 2016

Yudha Saputera   TI 2016
Pelita Jaya Bakrie
Teddy Apriyana Romadonsyah  MG 2009
Pacific Caesar Surabaya
Timotius Ray Sutanie  MG 2015
NSH Mountain Gold Timika
Jan Misael Panagan  SI 2012
Randika Aprilian  MG 2009
Louvre Surabaya
Nikholas Mahesa Romulo Sugondo  MG 2015
Perwira Bandung
Januar Kuntara    MG 2009 
M. Reza Guntara   MG 2013
Teemo     MG 2016

                            

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

Sebagai salah satu  yang banyak berkontribusi dalam pembentukan dan pengembangan tim basket Harapan Bangsa Arrows, Gerrit Hansen memiliki terstimoni yang bisa dibagikan. Gerrit Hansen adalah manajer basket ITHB sejak terbentuk sampai tahun 2013.

Gerrit Hansen
Former Manager of Harapan Bangsa Arrows (2006-2013)
“Memulai dari nol, saya melihat Harapan Bangsa Arrows telah tumbuh menjadi hero hingga di titik ini. Karena pengajaran di ITHB membuat mereka juga bisa menjadi teladan di lapangan basket. Banyak yang memuji sikap atlet basket Arrows mulai dari wasit hingga penonton lainnya.”

(insert video youtube: https://www.youtube.com/watch?v=HvScONLj1b8)

Syarat & Ketentuan

Sesuai dengan tujuan JPO untuk mempersiapkan mahasiswa berprestasi secara akademik maupun non akademik serta siap menjadi terang di tengah masyarakat dan perlu dibantu secara keuangan, maka syarat-syarat pendaftaran Beasiswa JPO adalah sebagai berikut.

 

SYARAT & KETENTUAN

A. Ketentuan Calon Penerima Beasiswa:

1. Calon mahasiswa adalah siswa SMA/SMK dari seluruh Indonesia.

2. Beasiswa tersedia untuk  semua program studi 

3. Calon mahasiswa lulus SMA/SMK dalam 3 tahun terakhir (tahun 2021, 2020, 2019)

4. Calon mahasiswa melampirkan bukti mengikuti kegiatan tim basket sekolah dan kegiatan tim basket non sekolah (klub), meraih prestasi tim atau individu (bila ada) akan menjadi nilai tambah.

5. Seleksi administrasi dilakukan berdasarkan penilaian pada dokumen dan video terkait poin nomor 4 di atas. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan diumumkan pada awal Mei 2021 untuk kemudian mengikuti seleksi lapangan yang ditentukan oleh Tim Pelatih.

 

 B. Ketentuan Setelah dinyatakan Lolos Seleksi Lapangan:

1. Beasiswa diberikan selama 8 semester dan mencakup:

a. 100% Biaya Formulir

b. 100% Biaya Pengembangan

c. 100% Biaya Tetap

d. 100% Biaya SKS

e. 100% Biaya Praktikum dan CRC

f. 100% Biaya Kemahasiswaan

g. 100% Biaya Orientasi, Biaya Outbound dan Camp

h. 100% Biaya Test Kesehatan (narkoba dan buta warna)

i. 100% Biaya TOEFL

j. 100% Biaya Buku Referensi Utama Mata Kuliah Bahasa Inggris

k. 100% Biaya CRC (tidak berlaku jika mengulang)

l. 100% Biaya Sertifikasi (tidak berlaku jika mengulang)

m. 100% Biaya Tutorial dan laboratorium

n. 100% Biaya Wisuda

 

2. Nilai beasiswa di atas berkisar antara 120-135 juta rupiah per orang (tergantung program studi). Apabila mahasiswa menempuh kuliah lebih dari batas waktu 8 semester, maka mahasiswa wajib membayar biaya kuliah seperti mahasiswa reguler (non beasiswa) untuk semester sesudah batas waktu.

 

C. Ketentuan Mahasiswa JPO 2021:

Selama menempuh kuliah, mahasiswa wajib memenuhi syarat berikut:

a. Mengikuti Team Rules dan Team Code of Conduct yang telah dtetapkan.

b. Memenuhi syarat Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2,3, jika kurang maka beasiswa akan diberhentikan dan akan dilanjutkan kembali setelah syarat IPK terpenuhi dan mendapatkan rekomendasi dari pelatih dan Direktur Kemahasiswaan

c. Bila di semester yang berjalan penerima beasiswa JPO mengundurkan diri, selain karena alasan tidak memenuhi syarat akademik, maka yang bersangkutan wajib mengganti seluruh biaya yang sudah dikeluarkan ITHB.

d. Ketentuan tertulis lebih detail akan dicantumkan dalam surat Kontrak Beasiswa JPO 2021.

Syarat & Ketentuan

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para calon penerima beasiswa Jalur Prestasi Olahraga (JPO).

1. Untuk siapa beasiswa JPO 2021?

Beasiswa Jalur Prestasi Olahraga (JPO) 2021 adalah beasiswa yang diberikan kepada 10 calon mahasiswa potensial yang berprestasi, dan perlu dibantu secara finansial, dari seluruh sekolah di Indonesia untuk kuliah sarjana di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Bandung mulai tahun akademik 2021-2022. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa yang mempunyai kemampuan baik dalam bidang olahraga bola basket dan akademik serta siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

 

2. Biaya apa saja yang ditanggung oleh ITHB dalam beasiswa JPO ini?

Beasiswa Jalur Prestasi Olahraga (JPO) 2021 menanggung 100% biaya kuliah hingga semester 8, kecuali: jika mahasiswa harus mengulang mata kuliah atau program sertifikasi karena tidak lulus.

 

3.Apakah ada ikatan dinas?

Setiap penerima beasiswa JPO tidak terikat ikatan dinas

 

4.Apakah boleh mendaftar jika tidak ranking di sekolah?

Setiap penerima beasiswa JPO tidak wajib ranking di sekolah

 

5.Apakah beasiswa ini untuk S2 dan S3 juga?

Beasiswa JPO  hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan S1 di Institut Teknologi Harapan Bangsa.

 

6.Apakah ada fasilitas asrama bagi penerima beasiswa JPO?

Kami tidak memberikan fasilitas asrama. Tetapi pihak kampus akan membantu memberikan referensi tempat tinggal/kost di sekitar area kampus.

 

7.Apakah mahasiswa penerima beasiswa JPO akan diberikan uang saku?

Kami tidak memberikan uang saku kepada penerima beasiswa. Biaya hidup sehari-hari (tempat tinggal, uang makan dan transportasi) ditanggung pribadi.

 

8.Jurusan apa saja yang tersedia untuk program beasiswa JPO 2021?

Semua jurusan di ITHB terbuka untuk penerima beasiswa JPO 2021.

 

9.Berapa banyak mahasiswa yang diterima untuk beasiswa JPO 2021?

Beasiswa JPO 2021 tersedia untuk 10 orang terbaik yang terpilih.

 

10.Di mana tempat pelaksanaan seleksi untuk Beasiswa JPO 2021?

Seleksi untuk penerimaan beasiswa JPO 2021 dilakukan secara offline (jika memungkinkan) dan online sesuai dengan rencana tim pelatih.

 

11.Sampai kapan pendaftaran beasiswa JPO 2021 dibuka?

Pendaftaran dibuka sampai tanggal 30 April 2021. Jadi, pastikan seluruh dokumen sudah diterima di ITHB sebelum tanggal tersebut.

 

12.Siapa saja yang berhak mendaftar beasiswa JPO 2021? 

Semua lulusan baik SMA atau SMK dalam 3 tahun terakhir (2021, 2020, dan 2019).

 

13.Bagaimana cara mendaftar Beasiswa JPO 2021?

Silakan mendaftar di halaman pendaftaran JPO (klik tab pendaftaran). Isi data pada form yang tertera di halaman tersebut. Pastikan Anda memasukkan alamat email dengan benar karena komunikasi selanjutnya akan dilakukan lewat email oleh tim JPO.

 

14.Bagaimana ketentuan untuk pas foto yang harus dilampirkan?

Pas foto yang dilampirkan harus menunjukkan wajah dari depan dengan latar belakang warna merah dan menggunakan kemeja putih.

img-church

BEASISWA PUTRA/I ROHANIAWAN/PENDETA DAN GURU (BPRG)

Periode: 1 Januari - 31 Maret 2021

ITHB memberikan penghormatan khusus kepada para Gembala Gereja, Rohaniwan, full timer Gereja, dan Guru yang selama ini telah memberikan tenaga dan pikiran bagi jemaat dan para murid, dan membutuhkan bantuan finansial untuk pendidikan lanjutan (kuliah) bagi putra/i nya.

Beasiswa ini membuka kesempatan bagi putra-putri Anda agar dapat menempuh pendidikan tinggi di ITHB dengan beasiswa khusus untuk memiliki kompetensi global, karakter yang unggul, serta panggilan hidup yang jelas (Competence, Character dan Calling). Beasiswa ini ditujukan bagi anak fulltimer gereja, anak pendeta, dan anak guru.

 

SUBSIDI BIAYA KULIAH HINGGA 50% UNTUK 50 ORANG PERTAMA

Syarat dan Ketentuan:

  1. Potongan 50% dari biaya kuliah selama 8 semester (biaya pengembangan, biaya tetap semester, biaya SKS dan biaya praktikum).
  2. Beasiswa tidak termasuk biaya orientasi, biaya test kesehatan, biaya kemahasiswaan, biaya CRC, biaya sertifikasi dan biaya wisuda.
  3. Tersedia untuk semua program studi yaitu Informatika, Media & Internet Technology, Sistem Informasi, Teknik Industri, Supply Chain Management, Akuntansi, Manajemen dan Online Business

 

Dokumen yang harus disiapkan:

  1. Fotokopi Akte Lahir calon mahasiswa
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  3. Fotokopi rapor semester 1-4 (Kelas X & XI), dan kelas XII (bagi yang sudah lulus)
  4. Pas foto 4x6 = 1 lembar
  5. Fotokopi Surat pengangkatan sebagai Pendeta/Guru/full timer

 

 

TUJUAN

Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) yang berdiri sejak 2002 di Kota Bandung, adalah perguruan tinggi yang didirikan dengan visi untuk mendidik calon pemimpin masa depan yang membawa dampak bagi masyarakat. Program studi-program studi yang diselenggarakan ITHB diproyeksikan memiliki prospek sangat baik di masa depan karena tingkat kebutuhan pasar yang terus meningkat. Kini, berkat dosen, kurikulum, dan metode pembelajaran yang terus disempurnakan sesuai kebutuhan dunia, ITHB telah dikenal sebagai perguruan tinggi yang lulusannya memiliki karier global di jalur cepat.

Kami terus bertekad menyumbangkan kemampuan dan sumber daya kami untuk membantu generasi muda menemukan tujuan hidupnya, termasuk juga mereka yang mengalami kesulitan dari segi ekonomi. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) pada tahun 2016 dan dilanjutkan terus sampai tahun 2021 ini. Setiap tahun diterima sekitar 50 mahasiswa baru GGB untuk berkuliah di kampus ITHB (Strata-1/S-1) dan mereka mendapat beasiswa penuh selama 8 semester. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

GERAKAN GEREJA BELAJAR 2021

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar kembali hadir tahun 2021 ini untuk diberikan kepada 50 calon mahasiswa potensial yang aktif melayani, perlu dibantu secara finansial, dan berprestasi secara akademis dari seluruh gereja di Indonesia. Beasiswa diberikan untuk kuliah Sarjana (S-1) di ITHB mulai tahun akademik 2021-2022.

Ada empat tahap yang perlu dilalui untuk setiap penerima beasiswa GGB 2021:

  1. Tahap pertama: Mengisi formulir pendaftaran online (di tab menu ‘Daftar Beasiswa’)
  2. Tahap kedua: Mengikuti Online Assessment.
    (Dalam online assessment, peserta akan mengerjakan soal-soal logika, matematika, analisis, dan bahasa Inggris. Selain itu, setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti tes kepribadian secara online)
  3. Tahap ketiga: Mengirimkan essay dan melengkapi dokumen.
    (Bagi yang lulus Tahap Kedua akan melanjutkan ke tahap essay. Topik essay akan diberikan lewat email)
  4. Tahap keempat: Mengikuti wawancara online.
    (Setiap peserta yang lolos di tahap essay akan diundang untuk mengikuti wawancara secara online)

Sejak tahun 2016-2021, telah diterima mahasiswa dari berbagai kota dari seluruh provinsi di Indonesia, dan dari berbagai denominasi gereja. Kami menyaksikan bagaimana mereka bertumbuh menjadi mahasiswa yang mengetahui tujuan hidup dan tekun membentuk diri sendiri agar siap melayani masyarakat di mana mereka berada. Ini dapat terjadi karena mereka tidak hanya belajar di bidang akademik, tapi juga dibekali dengan soft skills dan kerohanian di Kampus ITHB.

  • Di tahun 2016, dari 500 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 18 provinsi dengan 35 kota dan 35 denominasi gereja.
  • Di tahun 2017, dari 650 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 19 provinsi dengan 58 kota dan 44 denominasi gereja.
  • Di tahun 2018, dari 400 lebih pendaftar terpilih 42 penerima beasiswa yang berasal dari 12 provinsi dengan 22 kota dan 25 denominasi gereja.
  • Di tahun 2019, dari 1.501 lebih pendaftar terpilih 136 penerima beasiswa yang berasal dari 22 provinsi dengan 44 kota dan 39 denominasi gereja.
  • Di tahun 2020, dari 2.281 lebih pendaftar terpilih 53 penerima beasiswa yang berasal dari 11 provinsi dengan 35 kota dan 34 denominasi gereja
  • Di tahun 2021, kali ini dari 1.093 pelamar terpilih 40 penerima beasiswa. Mereka berasal dari 11 provinsi dengan 18 kota dan 19 denominasi gereja. Total beasiswa GGB untuk tahun 2016-2021 mencapai 21,8 milyar rupiah.

Untuk melihat siapa dan dari mana penerima beasiswa GGB sejak tahun 2016-2021, silahkan download Album Biodata Penerima GGB di bawah ini.

img
Album Biodata Penerima GGB 2021
Silahkan download di sini
img
Album Biodata Penerima GGB 2020
Silahkan download di sini
img
Album Biodata Penerima GGB 2019
Silahkan download di sini
img
Album Biodata Penerima GGB 2018
Silahkan download di sini
img
Album Biodata Penerima GGB 2017
Silahkan download di sini
img
Album Biodata Penerima GGB 2016
Silahkan download di sini

Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) tidak hanya berprestasi di dalam kampus seperti meraih Indeks Prestasi 4, tapi juga di luar kampus. Level prestasinya pun bukan hanya lokal, namun sudah sampai bergaung di level nasional, seperti menyelenggarakan konferensi perdana Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) dan memenangkan lomba-lomba di tingkat nasional. Berikut beberapa prestasi mahasiswa GGB di luar kampus.

WE SHINE: KEVIN JUAN – MERUBAH TAKUT MENJADI BERKAT BAGI SESAMA
Kevin Juan – Supply Chain Management 2016

Kevin adalah mahasiswa penerima beasiswa GGB yang awalnya takut untuk memulai bisnis, namun akhirnya ia menemukan keberanian mengambil langkah menjadi entrepreneur sebelum ia lulus kuliah. Di ITHB ia mengerti bagaimana rasanya membantu banyak orang melalui ide bisnisnya. Hal itu pun dibuktikan dengan hasil yang luar biasa, dimana akhirnya usaha Kevin Juan yaitu belanjaikan.com berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Top 5 Pahlawan Digital UMKM 2020 dari Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia. Saksikan kisahnya di video berikut ini.

 

DEKLARASI JARINGAN PERSEKUTUAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA

Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) adalah sebuah jaringan yang terdiri dari berbagai Persekutuan Mahasiswa Kristen dari 65 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia. JPMKI memiliki visi untuk menjadi wadah pembinaan rohani dan kebangsaan bagi para mahasiswa Kristen agar mereka memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan menuju cita-cita Indonesia yang adil dan makmur, yakni Indonesia yang sejahtera serta menjunjung tinggi kebhinnekaan, kesetaraan, anti-diskriminasi dan anti-radikalisme.

Kepanitiaan Deklarasi JPMKI pada Sabtu, 17 Maret 2018 sebagian besar berasal dari mahasiswa Gerakan Gereja Belajar ITHB. Pada acara ini hadir berbagai tokoh Kristen dan kebangsaan seperti Pdt. Dr. Nus Reimas, Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Samuel Tarigan, M.B.A., Dr. (H.C.) Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc., dan Dr. Ir. Budi Setiamarga. Perwakilan dari pemerintah adalah Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP selaku Direktur Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Acara deklarasi tersebut dihadiri lebih dari 300 orang perwakilan PMK seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari ITB, UPI, UGM, IPB, UNPAD, UNNES, Universitas Sebelas Maret, UK Duta Wacana, UK Satya Wacana, ITN Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, UNLA, STT Jakarta, UKRIDA, UPN Veteran Yogyakarta, ITHB, UPH, Universitas Kristen Maranatha, Telkom University, Itenas, Widyatama, Binus, dan Universitas Cendrawasih, dengan total 65 kampus dari seluruh pulau besar di Indonesia.

 

NATAL JARINGAN PERSEKUTUAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA 2018

Pada tanggal 5 Desember 2018 kemarin di Glorious Hall, Kiara Condong – Bandung, lebih dari 1500 anggota JPMKI dari berbagai universitas, di antaranya ITB, Universitas Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Padjajaran, Universitas Telkom, UNIKOM, ITENAS, Universitas Widyatama, Institut Teknologi Harapan Bangsa dan Harapan Bangsa Bussines School menghadiri perayaan Natal Bersama dengan tema “Shine As One: Mahasiswa Kristen Indonesia Bersatu Membawa Terang Kristus Membangun Bangsa.”

Natal Bersama ini bertujuan agar mahasiswa Kristen memiliki panggilan dan tanggung jawab untuk memajukan bangsa, memberitakan kebenaran dan terang Injil di tengah-tengah bangsa Indonesia serta terus bersatu dan berjejaring supaya memiliki kekuatan untuk membangun bangsa.

Pengkhotbah dalam perayaan Natal Bersama ini adalah Pendeta Dr. Nus Reimas yang merupakan Ketua Umum Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII). Natal bersama juga dimeriahkan penampilan spesial Billy Simpson dari Jakarta Praise Community Church (JPCC), pemenang The Voice Indonesia Musim Pertama.

Dengan diadakannya Perayaan Natal Bersama, JPMKI akan terus eksis dan mampu membawa dampak positif bagi setiap pemuda dan pemudi Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi membangun bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. Dan sebagai langkah ke depan, JPMKI akan memperluas kegiatannya ke wilayah-wilayah lain di Indonesia.

 

JUARA LOMBA KARYA TULIS ILMIAH NASIONAL

Mahasiswa Media & Internet Technology dan Mobile Technology Institut Teknologi Harapan Bangsa, sebagian di antaranya mahasiswa Gerakan Gereja belajar (GGB), berhasil memukau juri dalam Kompetisi Inovasi INVENTION di Universitas Udayana, Bali, 19 Mei 2018. Tiga tim ITHB seluruhnya masuk final TOP 10 bahkan meraih Juara 1 dan 2 dengan judul “Chatbox Antihoax Berbasis Web Scrapping” dan “Plastico: Tempat Sampah Plastik Pintar”. (ki-ka : Khatlyn, Yulius, Evan, Felicia, Jason, Gevyo). Mereka menyisihkan berbagai tim unggulan yang tangguh dari ITS, UNY, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Udayana.

 

TESTIMONI PENDETA

Banyak pendeta dari berbagai denominasi gereja memberikan apresiasi terhadap peluncuran dan pelaksanaan beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB). Berikut ini salah satu testimoni Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th., M.A.

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th., M.A.

Ketua Umum BPP Gereja Bethel Indonesia
“Kepada orang-orang muda yang mau diperlengkapi bukan hanya secara ilmu, tetapi juga di dalam iman dan melayani Tuhan di mana pun mereka akan ditempatkan, Pdt. Dr. Rubin Adi memberikan kabar gembira agar segera mendaftarkan diri mengikuti Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB).”
TESTIMONI MAHASISWA

Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) mengalami transformasi kehidupan baik secara akademik, personal, dan hubungan spiritual mereka dengan Tuhan. Berikut ini beberapa testimoni dari ratusan mahasiswa penerima beasiswa GGB.

Vieren Cristalia

Alumnus SMA Negeri 13 Bandung
GBI Glow Fellowship Network Centre Bandung
Manajemen 2019
“Melalui perkuliahan di ITHB, saya semakin percaya bahwa Tuhan sudah menyiapkan masa depan yang jauh lebih indah buat saya.”

Jehezkiel Hartanto

Alumnus SMAK Ricci II Bintaro
GPDI Barito
Teknik Industri 2019
“Ini pertama kalinya saya hidup jauh dari orang tua saya dan tinggal sendirian, namun saya merasa aman karena saya merasa ITHB adalah keluarga saya sendiri. Dan di ITHB, saya menemukan tujuan hidup saya.”

Elika Simamora

Alumnus SMA Negeri 1 Majalengka
GPI Majalengka
Manajemen 2016
“Buat saya ITHB adalah turning point hidup saya, saya percaya Tuhan pakai saya luar biasa di ITHB. Saya berharap kepada adik-adik kelas untuk selalu semangat dan berjalan bersama dengan Tuhan, seperti yang saya lakukan selama ini.”

Hans Defrin

Alumnus SMA BPK Penabur Holis
GKI Pasirkoja Bandung
Akuntansi 2016
“Saya merasa beruntung kuliah di ITHB, saya memiliki teman-teman dan komunitas yang mampu mendukung saya untuk menyelesaikan pendidikan saya hingga akhir.”

Enjelia Sihombing

Alumnus SMA 55 Asia Afrika Bandung
Gereja Anglikan St. Peter Bandung
Manajemen 2016
“Kuliah di ITHB membuat saya menjadi lebih disiplin dan melalui bimbingan kerohanian saya menjadi memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengenal Tuhan Yesus.”

Kevin Owen

Alumnus SMA Fransiskus Bandar Lampung
GBI Bandar Lampung
Media & Internet Technology 2017
Kampus ITHB sangat istimewa bagi saya. Mahasiswa baru bisa menjadi finalis lomba karya Tulis ilmiah nasional dan meraih IP sempurna, yaitu 4.”

Kevin Juan

Alumnus SMA Negeri 97 Jakarta
Gereja Bethel Pembaruan
Supply Chain Management 2016
“ITHB memberikan bekal kepada saya tentang bagaimana merancang karier saya serta memiliki tujuan hidup yang jelas dan dosen dosen di ITHB memberikan pengajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.”

Tabita Parley

Tabita Parley
Gereja Mawar Sharon Palembang
Supply Chain Management 2016
"Saya tidak menyangka dengan pengajaran yang saya dapat dari ITHB dapat membuat saya bersaing dan menjadi yang terbaik, terbukti dengan ketika saya melakukan kerja praktik di salah satu perusahaan logistik terbesar. Atasan saya sangat puas dengan kinerja saya.”

Febe Gracela

Alumnus SMA Budi Mulia Bogor
GSJA Betlehem Bogor
Supply Chain Management 2016
“Setelah menjadi mahasiswa GGB, saya bersyukur atas semua Karunia Tuhan yang saya terima. Termasuk pencapaian yang telah saya dapatkan di dalam bidang akademik, Puji Tuhan saya selalu mencapai IP semester diatas 3,00.”

Josua Oktavianus

Alumnus SMA Santa Maria 2 Bandung
Bethany Jesus The Center
Supply Chain Management 2016
“Menurut saya ITHB adalah kampus yang berintegritas, karena apa yang saya dapatkan sesuai dengan apa yang ITHB tawarkan, mulai dari pengajarannya, dosen, kegiatan rohaninya membuat saya benar-benar puas.”

Immanuel Fellicia Maranatha

Alumnus SMA Katolik MGR Soegijapranata Lumajang
GBI Sepenuh Lumajang
Media & Internet Technology 2017
“Lewat pendidikan di ITHB dan bimbingan para dosen, sebagai mahasiswa tahun pertama dapat menjadi juara satu nasional lomba karya tulis ilmiah di Udayana, Bali.”

Stanley Evan William

Alumnus SMA Negeri 1 Majalaya
GPSDI Majalaya
Akuntansi 2018
“ITHB menolong saya untuk menempatkan Tuhan sebagai yang terutama. Dengan demikian, hidup saya menjadi lebih berarti.”

Marina Kristiana Sebayang

Alumnus SMA Swasta St. Thomas 3 Medan
Gereja Katolik St. Fransiskus
Akuntansi 2017
“Di ITHB setiap minggunya diadakan ibadah bersama, sehingga kerohanian saya semakin dibentuk.”

Ivena Jane Budiyono

Alumnus SMA Kristen Rehoboth Bandung
GPPI Glori
Supply Chain Management 2017
“Bersyukur dapat kuliah di ITHB lewat beasiswa GGB. Lewat pelajaran dan bimbingan rohani, karakter saya semakin mirip dengan Kristus.”

Aprillia Santoso

Alumnus SMA Negeri 6 Cimahi
GKPB Fajar Pengharapan Bandung
Akuntansi 2016
“Di ITHB kita diajarkan untuk peka akan tujuan kita di dalam Tuhan, dan yang pastinya menjadi berkat dimanapun kita berada.”

Michelle Agnes

Alumnus SMAK 2 BPK Penabur Bandung
GKI Guntur Bandung
Desain Komunikasi Visual 2018
“Staf-staf di ITHB mulai dari satpam, cleaning service-nya, bahkan akademiknya sangat ramah dan sopan, saya merasa ada kekeluargaan disini.”

Solideo Glora

Alumnus SMA Lentera Harapan Kupang
GKI Sesawi
Manajemen 2016
“Di ITHB selain diajarkan tentang akademis tetapi juga diajarkan tentang Kasih Tuhan dan bagaimana membangung hubungan dengan Tuhan yang saya yakin tidak akan didapatkan di kampus-kampus lain.”

Anita Simbolon

Alumnus SMK Swasta Farmasi Arjuna Laguboti, Sumatera Utara
Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI)
Manajemen 2016
“Di sini saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Lewat kegiatan ibadah yang ada di ITHB saya lebih mengerti tentang apa arti kebenaran yang memerdekakan. Selain itu karena kegiatan di kampus ITHB sangatlah banyak, wawasan saya pun semakin bertambah di bidang keorganisasian dan pastinya itu akan sangat berguna untuk saya saat sudah bekerja nanti.”

Ivan Iktiar Hura

Alumnus SMA Negeri Unggulan Sukma Nias
Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Ma’u
Supply Chain Management 2017
“Beasiswa GGB ini bukan hanya sekedar beasiswa, tetapi kami dipersiapkan untuk dapat berkontribusi membawa perubahan bagi bangsa ini. Dan sebuah kebanggaan tersendiri saya dapat menjadi bagian dari Deklarasi Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) yang dihadiri oleh kurang lebih 300 mahasiswa Kristen dari 65 kampus yang ada di Indonesia.”

Ircko Krisdiyanto

Alumnus Yayasan Perguruan SMA Advent Cirebon
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Akuntansi 2016
“Seluruh mahasiswa ITHB dididik untuk mengenal identitas diri yang sebenarnya dan menuntun kita kepada ajaran – ajaran kasih karunia. Selain dosennya yang ramah, Rektor di ITHB juga sangat berbeda, karena beliau mau turun langsung untuk mengajar baik dalam kelas maupun di luar kelas.”

Tamara Parley

Alumnus SMA Negeri 3 Palembang
Gereja Mawar Sharon Palembang
Supply Chain Management 2016
“Di ITHB saya selalu diajarkan untuk disiplin dan kerja keras, ITHB juga tidak hanya mengundang narasumber-narasumber yang tidak hanya relevan di bidang akademik namun mereka juga relevan secara bidang kerohanian, jadi ITHB tidak hanya mengajarkan dari sisi pelajaran saja tetapi juga mengajarkan pengalaman dari orang-orang yang sukses.”

Sesuai dengan tujuan GGB untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat dan perlu dibantu secara keuangan, maka syarat-syarat pendaftaran Beasiswa GGB adalah sebagai berikut.

SYARAT & KETENTUAN

A.  Ketentuan Calon Penerima Beasiswa:

  1. Calon mahasiswa adalah siswa SMA/SMK dari seluruh Indonesia.
  2. Beasiswa tersedia untuk program studi bidang teknik dan bisnis sesuai kuota(Kecuali prodi DKV, FAD, dan OLB)
  3. Calon mahasiswa lulus SMA/SMK dalam 3 tahun terakhir (tahun 2021, 2020, 2019)
  4. Calon mahasiswa mengikuti Tes Potensi Akademik. Untuk calon mahasiswa dari luar Kota Bandung, akan dilakukan Tes Online dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari gereja (interdedominasi) calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel gereja.
  5. Calon mahasiswa mengikuti wawancara (penampilan, semangat, kepercayaan diri, presentasi).
  6. Calon mahasiswa mendapat rekomendasi dari gereja (interdedominasi) yang menyatakan bahwa siswa aktif dalam pelayanan, berkarakter baik, punya semangat dan passion dalam bekerja/pelayanan.
  7. Calon mahasiswa mendapat rekomendasi dari sekolah yang menyatakan siswa tersebut ranking 10 besar umum, berkarakter baik dan memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi.
  8. Calon mahasiswa melampirkan bukti mengikuti kegiatan sekolah (ekskul/OSIS), organisasi gereja (interdedominasi) (contoh: pengurus YOUTH), memenangkan lomba (bila ada) akan menjadi nilai tambah.
  9. Calon mahasiswa melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan.
  10. Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian dalam poin nomor 4-8 di atas. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Bulan Juni 2021. (Tanggal pasti akan segera diinfokan)
 

B.  Ketentuan Setelah Lolos Seleksi:

  1. Beasiswa diberikan selama 8 semester dan mencakup:
    a. 100% Biaya Formulir
    b. 100% Biaya Pengembangan
    c. 100% Biaya Tetap
    d. 100% Biaya SKS
    e. 100% Biaya Praktikum dan CRC
    f. 100% Biaya Kemahasiswaan
    g. 100% Biaya Orientasi, Biaya Outbond dan Camp
    h. 100% Biaya Test Kesehatan
    i. 100% Biaya Buku Referensi Utama Mata Kuliah Bahasa Inggris
  2. Nilai beasiswa di atas berkisar antara 120-135 juta rupiah per orang (tergantung program studi). Biaya-biaya lain yang tidak tercantum di atas (biaya sertifikasi, biaya wisuda, dan biaya lainnya yang dibayar oleh mahasiswa non beasiswa), ditanggung oleh mahasiswa penerima beasiswa. Apabila mahasiswa menempuh kuliah lebih dari batas waktu 8 semester, maka mahasiswa wajib membayar biaya kuliah seperti mahasiswa reguler (non beasiswa) untuk semester sesudah batas waktu.
  3. Setelah dinyatakan lolos, calon mahasiswa membayar biaya administrasi sebesar Rp500.000,00 

 

C. Ketentuan Mahasiswa GGB 2021:

Selama menempuh kuliah, mahasiswa wajib memenuhi syarat berikut:
a. Mengikuti kegiatan rohani dan pelayanan di kampus minimal sebanyak 80% masing-masing yang meliputi:

  • Persekutuan Mahasiswa Harapan Bangsa (PMHB): setiap hari Jumat, pukul 11.30-13.00 WIB
  • Care Group (CG): setiap minggu sesuai jadwal dari Fasilitator CG
  • Grace Walk (GW): setiap hari Rabu pukul 18.00-19.30 WIB
  • Campus Celebration For Christ (CCFC): ibadah setiap hari Minggu pukul 10.00-12.00 WIB
    (bagi yang berasal dari kota Bandung, dikecualikan dari kegiatan ini apabila melampirkan surat dari Gembala gereja yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan rutin beribadah dan aktif melayani di gereja tersebut)
  • Mission Trip (bila ada)

b. Bekerja magang sebanyak 70 jam per semester. Apabila kurang dari syarat tersebut, maka besarnya beasiswa akan disesuaikan sebagai berikut:

  • >= 70 jam : 100%
  • 53 – 69 jam : 75%
  • 35 – 52 jam : 50%
  • 18 – 34 jam : 25%
  • < 18 jam : 0%

c. Memenuhi syarat Indeks Prestasi Semester minimal 3,00, jika kurang maka besarnya beasiswa akan disesuaikan sebagai berikut:

  • IP >= 3.00 : 100%
  • IP 2.80 – 2.99 : 75%
  • IP 2.60 – 2.79 : 50%
  • IP 2.50 – 2.59 : 25%
  • IP <= 2.50 : 0%

d. Besarnya jumlah beasiswa untuk semester berikutnya diambil dari jumlah terkecil antara point b dan c di atas.

e. Penerima GGB tidak diperbolehkan untuk mengundurkan diri karena di terima di SBMPTN / SNMPTN, jikalau kedapatan mengundurkan diri maka yang bersangkutan wajib mengganti biaya administrasi pendaftaran.

f. Bila di semester yang berjalan penerima beasiswa GGB mengundurkan diri, selain karena alasan tidak memenuhi syarat akademik, maka yang bersangkutan wajib mengganti seluruh biaya yang sudah dikeluarkan ITHB.

g. Setelah lulus, penerima beasiswa wajib terlibat secara aktif dalam kegiatan Yayasan Alumni GGB ITHB.

g. Ketentuan tertulis akan dicantumkan dalam surat Kontrak Beasiswa GGB 2021.

h. Semua keputusan Panitia GGB 2021 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para calon penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB).

Untuk siapa beasiswa GGB 2021?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2021 adalah beasiswa yang diberikan kepada 50 calon mahasiswa potensial yang berprestasi, aktif melayani, dan perlu dibantu secara finansial, dari seluruh gereja di Indonesia untuk kuliah sarjana di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Bandung mulai tahun akademik 2021-2022. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

 

Biaya apa saja yang ditanggung oleh ITHB dalam beasiswa GGB ini?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2021 menanggung 100% biaya kuliah hingga semester 8, kecuali: biaya administrasi, skripsiwisuda, dan sertifikasi.

 

Apakah ada ikatan dinas?

Setiap penerima beasiswa GGB tidak terikat ikatan dinas

 

Apakah boleh mendaftar jika tidak ranking di sekolah?

Salah satu syarat Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2021 adalah ranking 10 besar (kelas X-XII).

 

Apakah beasiswa ini untuk S2 dan S3 juga?

Beasiswa GGB hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan S1.

 

Apakah ada fasilitas asrama bagi penerima beasiswa GGB?

Kami tidak memberikan fasilitas asrama. Tetapi pihak kampus akan membantu memberikan referensi tempat tinggal/kost di sekitar area kampus.

 

Apakah mahasiswa penerima beasiswa GGB akan diberikan uang saku?

Kami tidak memberikan uang saku kepada penerima beasiswa. Biaya hidup sehari-hari (tempat tinggal, uang makan dan tansportasi) ditanggung pribadi.

 

Jurusan apa saja yang tersedia untuk program beasiswa GGB 2021?

  • Media & Internet Technology: Pengembangan perangkat mobile dan jaringan untuk internet
  • Informatika: Pemanfaatan database dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja bisnis
  • Sistem Informasi: Implementasi dan integrasi sistem informasi berbasis ERP
  • Teknik Industri: Integrasi dan optimalisasi sumber daya perusahaan menggunakan teknologi informasi (ERP)
  • Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management): Pengelolaan rantai pasok dan logistik menggunakan sistem dan teknologi informasi
  • Akuntansi: Pemanfaatan teknologi informasi (ERP) dan penilaian sistem informasi akuntansi (IT Audit)
  • Manajemen: Pemanfaatan digital marketing untuk peningkatan kinerja bisnis
 

Apakah surat rekomendasi harus menggunakan kop surat? 

Surat rekomendasi dilampirkan menggunakan kop surat dan dicap/stempel sekolah dan gereja yang bersangkutan.

 

Berapa banyak mahasiswa yang diterima untuk beasiswa GGB 2021?

Beasiswa GGB 2021 tersedia untuk 50 orang terbaik yang terpilih.

 

Di mana tempat pelaksanaan tes untuk Beasiswa GGB 2021?

Tes penerimaan beasiswa GGB 2021 dilakukan melalui online assessment dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari Gereja calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel Gereja.

 

Sampai kapan pendaftaran beasiswa GGB 2021 dibuka?

Pendaftaran dibuka sampai tanggal 30 April 2021. Jadi, pastikan seluruh dokumen sudah diterima di ITHB sebelum tanggal tersebut.

 

Siapa saja yang berhak mendaftar beasiswa GGB 2021? 

Semua lulusan baik SMA atau SMK dalam 3 tahun terakhir (2021, 2020, dan 2019).

 

Bagaimana cara mendaftar Beasiswa GGB 2021?

Silakan mendaftar di halaman pendaftaran GGB (klik tab pendaftaran). Isi data pada form yang tertera di halaman tersebut. Pastikan Anda memasukkan alamat email dengan benar karena komunikasi selanjutnya akan dilakukan lewat email oleh tim GGB.

 

Bagaimana cara mengisi surat rekomendasi sekolah dan surat rekomendasi gereja?

Setelah Anda mendaftar di halaman pendaftaran GGB, surat rekomendasi sekolah dan gereja akan dikirimkan lewat email Anda. Kedua dokumen tersebut harap dicetak dan diisi secara manual atau dapat diketik manual oleh pihak Gereja dan Sekolah. Setelah itu harap di-scan dan di-email ke: [email protected]

 

Bagaimana ketentuan untuk pas foto yang harus dilampirkan?

Pas foto yang dilampirkan harus menunjukkan wajah dari depan dengan latar belakang warna merah dan menggunakan kemeja putih.

Pendaftaran Beasiswa ITHB

(Format: Hubungan-Nama. Misal: Teman-Petrus atau Kerabat-Denny)