Article
2021-11-13 | ITHB
Transportasi Logistik: Peluang di Tengah Pandemi

Ketika burung besi diam akibat mati suri, penyintas samudera yang terpaksa berhenti karena lautan tak lagi bawa rejeki, mereka dengan berani menerobos pandemi di balik kemudi. Di tengah penguncian wilayah yang terjadi dimana-mana sebagai upaya memerangi virus Corona, truk logistik tetap mengaspal menembus barikade untuk kemaslahatan masyarakat yang tengah berjuang melanjutkan kehidupan. Mulai dari barang sembako sampai pada suplai barang-barang medis, jalur transportasi darat menjadi darah segar di tengah lesunya geliat ekonomi secara global sekaligus menjadi lokomotif utama yang mendorong gerbong ekonomi tetap berjalan, guna menopang ketahanan energi dan pangan serta kegiatan di berbagai sektor lainnya.

Aktivitas e-commerce yang meroket sampai 69% sejak pandemi melanda, juga merupakan katalisator ramainya lalu lintas logistik darat. Sebab itu menjadi jelas bahwa ada peluang besar di sektor ini yang bisa dimanfaatkan para pelaku ekonomi di Tanah Air. Telah terbukti bahwa sektor transportasi logistik sangat imun di tengah wabah dan dengan infrastruktur jalan sebagai penunjang konektivitas antar propinsi, kota dan kabupaten yang sudah jauh lebih baik di Indonesia, peluang usaha ini menjadi makin moncer.

Berdasarkan data yang dirilis oleh lemnbaga survey Redsheer pada November 2020, secara skala nasional bisnis jasa logistik mengalami pertumbuhan drastis hingga 400% kurang dari setahun setelah pandemi pertama kali merebak. Adapun model bisnis yang paling menguntungkan adalah jasa pengiriman (courier service) dan layanan logistik e-commerce. 

Selama periode libur lebaran tahun ini misalnya. Jasa pengiriman mengalami peningkatan sebesar 60% dari volume normal. Yang merupakan kejutan adalah, peningkatan ini juga dirasakan oleh jasa pengiriman ojol yang notabene bukan merupakan tandingan dari perusahan pengiriman besar di tanah air. Ini berarti peluang bisnis di sektor angkutan logistik tidak melulu didominasi oleh para pemain lama, melainkan bisa dimanfaatkan oleh mereka yang tertarik untuk bergerak di sektor bisnis transportasi. 

Menurut data yang dirangkum ResearchAndMarkets.com, pasar logistik Indonesia diproyeksikan akan mencapai US$240 miliar pada 2021, angka ini hampir sama dengan estimasi pasar logistik di India sebesar US$215 miliar di 2020. Salah satunya didorong oleh pertumbuhan bisnis e-commerce, terutama digerakkan sektor UKM.

Menangkap peluang bisnis ini, kini mulai muncul perusahaan rintisan (startup) di bidang transportasi logistik, yang mengandalkan aplikasi dalam operasional sehari-hari.

Logisly adalah contoh startup di bidang transportasi logistik yang meraup untung selama pandemi. Co-Founder & CEO Logisly Roolin Njotosetiadi menegaskan bahwa bisnis besutannya mengalami keuntungan karena cara pendekatan yang ramping, gesit dan terdiversifikasi. Logisly saat ini telah melayani lebih dari 300 pengirim perusahaan dari berbagai sektor, termasuk FMCG, bahan kimia, konstruksi, dan platform e-commerce.  Dengan jaringan lebih dari 40 ribu truk, Logisly menyediakan 100% ketersediaan truk dengan harga terjangkau untuk pengguna.

Lalu ada juga Shipper yang didirikan oleh Budi Handoko dan Phil Opamuratawongse. Perusahan transportasi logistik ini kabarnya baru saja menerima pendanaan sebesar US$ 20 juta dari investor luar, meskipun tidak secara terang-terangan mengkonfirmasi nominal tersebut. Adapun Shipper saat ini telah membangun kemitraan dengan kurang lebih 100 perusahaan kurir ekspres di seluruh Indonesia. 

Wetruck, yang didirikan oleh Hilman Kamil juga merupakan perusahaan logistik yang menyediakan kebutuhan logistik pasar dengan pilihan harga yang terjangkau dan transparan. Melalui dashboard terpadu, klien dengan mudah bisa mengakses berbagai layanan pengiriman didukung dengan pembayaran yang fleksibel. Hingga saat ini Wetruck telah memiliki ekosistem 2500 mitra kurir dan 1500 truk di area Jabodetabek. Adapun teknologi yang diusung adalah konsep blockchain delivery untuk dapat dijangkau oleh masyarakat luas. Konsep blockchain delivery sendiri yang diterapkan oleh Wetruck adalah, konsep mempersatukan ekosistem logistik sehingga siapapun bisa menjadi delivery man atau logistics man.

Jika dirunut, daftar bisnis transportasi logistik di Tanah Air yang sukses meraup cuan saat pandemi, akan terus bertambah panjang. Itu artinya kesempatan di sektor Supply Chain Management ini masih terbuka lebar. Hanya saja diperlukan pengetahuan yang tepat untuk “nyangkul” di sektor ini. Pemanfaatan platform teknologi harus dikedepankan, karena bagaimanapun juga bisnis harus dijalankan berbasis teknologi. 

Pemerintah sendiri sangat mendukung majunya sektor transportasi logistik, karena sadar betapa krusialnya peranan bidang ini untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di masa pandemi aktivitas sektor logistik harus berjalan stabil. 

Hal itu tentunya perlu didukung oleh jaringan transportasi yang memadai agar dapat berjalan lebih baik lagi. Untuk itu, Kemenhub berkomitmen akan terus melakukan pembangunan infrastruktur di tengah pandemi agar pasokan distribusi logistik untuk melayani masyarakat dapat dilakukan lebih efektif dan efisien. 

Budi mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi agar tetap konsisten mewujudkan konektivitas melalui simpul-simpul transportasi dalam rangka mendukung kelancaran angkutan logistik di Indonesia. Dengan konsistensi membangun konektvitas dan didukung dengan konsistensi penerapan protokol kesehatan yang baik, pemerintah optimis perekonomian nasional akan segera bangkit.

Menjawab tantangan jaman khususnya di sektor transportasi logistik, ITHB dari beberapa tahun yang lalu sudah memiliki program studi Supply Chain Management/Manajemen Rantai Pasok yang sudah diapresiasi oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo sebagai salah satu pioneer pendidikan formal bidang logistik dan memiliki lulusan terbaik di bidang ini.

Selain itu juga prodi SCM ini memiliki keunggulan sertifikasi internasional dari CILT yang membuat lulusan SCM cepat diterima perusahaan top.

Nah apalagi saat ini masih terbatas orang yang menjadi tenaga ahli di bidang logistik. Sehingga jika kamu masuk ke program studi Supply Chain Management di ITHB akan sangat mudah mendapatkan pekerjaan. Apalagi prodi SCM ini memiliki keunggulan sertifikasi internasional dari CILT yang membuat lulusan SCM cepat diterima perusahaan top.

Bahkan salah satu alumnus dari prodi SCM dan juga Wisudawan Terbaik ITHB 2020 meraih penghargaan Top 5 Inovator Pahlawan Digital UMKM Indonesia oleh Kementrian Koperasi dan UKM. Siapa dia? Dia adalah Kevin Juan founder dari Startup belanjaikan.com.

Startup tersebut dia dirikan ketika kuliah di tingkat akhir di prodi Supply Chain Management, dengan tujuan untuk memangkas rantai logistik dari nelayan ke konsumen. Adapun layanan yang disediakan oleh belanjaikan.com ini di antaranya adalah Delivery to Your Doorstep, Supply Chain Pipeline, Regional Distribution Center, Technology Synergy, dan Cold Storage Logistic.

Untuk kisah lengkapnya bisa kamu cek di video dibawah ini ya.

Tertarik untuk menjadi bagian dari kemajuan zaman? Segera siapkan dirimu dan raihlah semua mimpi masa depanmu dan pastikan kamu tidak salah pilih kampus dan jurusan kuliah untuk masa depanmu ya. Karena hanya di ITHB, hampir 61% lulusannya diterima sebelum lulus kuliah.

Oh iya, kamu bisa cek bukti kesuksesan lulusan-lulusan ITHB di linktr.ee/KGJC.

Untuk memudahkan kamu tahu lebih lanjut mengenai apa yang bisa kamu dapat di ITHB, kamu bisa bertemu mahasiswa dan dosen ITHB dalam konsultasi program studi yang jadwalnya bisa kamu cek di linktr.ee/KPSITHB

Kami tunggu ya!

 

 

Balai Pustaka:

https://otomotif.kompas.com/read/2021/06/08/074200015/naik-60-persen-transportasi-logistik-jadi-lokomotif-pemulihan-ekonomi?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sticky_Mobile

http://dephub.go.id/post/read/kelancaran-transportasi-logistik-jadi-penopang-bangkitnya-ekonomi-di-tengah-pandemi

http://dputr.patikab.go.id/berita/detail/pentingnya-transportasi-logistik-bagi-perekonomian-indonesia

https://www.beritasatu.com/ekonomi/783755/menhub-sektor-logistik-stabil-didukung-tren-belanja-daring

https://supplychainindonesia.com/peluang-usaha-logistik-masih-moncer-di-tengah-pandemi/

https://industri.kontan.co.id/news/bisnis-logistik-dan-jasa-kurir-menggeliat-di-tengah-pandemi

https://supplychaindigital.com/logistics-1/global-logistics-spending-set-soar-dollar106trn-2020

https://ekonomi.bisnis.com/read/20201228/98/1336105/ini-sejumlah-peluang-di-sektor-transportasi-pada-2021

https://dailysocial.id/post/adaptasi-dan-peluang-pertumbuhan-bisnis-logistik-di-tengah-pandemi

https://dailysocial.id/post/pendanaan-seri-a-shipper-prosus-ventures

https://dailysocial.id/post/rencana-ekspansi-wetruck-usai-kantongi-pendanaan-awal?utm_source=related-article&utm_medium=detail-article

https://dailysocial.id/post/andalin-dapat-pendanaan-baru-startup-logistik-lokal-makin-diperhitungkan-investor

https://dailysocial.id/post/logisly-peroleh-pendanaan-seri-a-877-miliar-rupiah-dipimpin-monks-hill-ventures